Kerajinan Tangan India – Kombinasi Sempurna antara Tradisi, Kecantikan, dan Kerja Keras

Posted on

Kerajinan tangan sering terkenal karena keunikannya karena dibuat dengan tangan. Mereka adalah cerminan dari budaya dan tradisi individu yang membuatnya juga. Keindahan dan kualitas mereka mungkin tergantung pada prinsip-prinsip estetika dan kerja keras perajin. Kerajinan India dapat berkisar dari batik hingga ukiran kayu, kayu yang dipernis, tekstil tenunan tangan dan tarkashi (tatahan logam pada kayu). Berikut adalah ikhtisar kerajinan tersebut dan bagaimana atau di mana mereka dibuat:

Batik – Metode membuat desain berwarna pada kain dengan pewarnaan dikenal sebagai batik. Istilah ini berasal dari ‘tik’, dan dalam bahasa Jawa berarti ‘titik’, dan meskipun batik berasal dari Jawa, Indonesia, batik dengan mudah menjadi bagian dari kerajinan India. Beberapa pencetak batik terbaik di India berasal dari Bhairavgarh, sebuah kota kecil di tepi sungai Kshipra. Pengrajin dari Rajasthan dan Gujrat tiba di sana sekitar 400 tahun yang lalu ketika Mughal memerintah. Metode pewarnaan yang mereka gunakan mirip dengan metode tradisional yang digunakan di Indonesia, di mana bagian-bagian kain ditutupi dengan lilin untuk mencegah pewarna mempengaruhi area tersebut. Tidak ada pola batik yang sama dengan yang lain, sehingga setiap produk dianggap unik.

Peetalnagri – Jenis kerajinan India tertentu yang dibuat dengan kuningan disebut, ‘peetalnagri’, nama yang berasal dari Peetal Nagri atau ‘Kota Kuningan’. Ini adalah bentuk seni kuno dari barang kuningan yang dengan mudah mendapatkan pengikut nasional dan internasional, terutama oleh Inggris dan Mughal. Ini terkenal karena pola Persianya yang rumit dan proses pengembangan serta ornamennya, yang membuat setiap produk menjadi unik. Seniman kontemporer telah mulai bereksperimen dengan logam baru.

Tarkashi – Dikenal sebagai ‘seni memasang kawat logam kuningan pada kayu’, kerajinan tangan India ini dipraktikkan di Uttar Pradesh di mana ukiran kayu dan tatahan kayu biasa dilakukan. Karya Tarkashi diperkenalkan ke wilayah tersebut oleh pengrajin Kashmir yang berkunjung pada tahun 1860-an. Beberapa produk paling awal dengan Tarkashi adalah sandal kayu (Khadaun), yang dipakai umat Hindu yang saleh. Inlaying dan engraving pernah dilakukan oleh pengrajin yang sama, tetapi hari ini, keduanya sudah dianggap keterampilan khusus.

Pernis kayu – Produk kayu hasil pernis dipernis dalam warna cerah dan cerah untuk meningkatkan keindahannya. Baru-baru ini, kerajinan India yang melibatkan pernis kayu telah menjadi populer di kalangan pelanggan internasional. Ini dianggap sebagai Indikasi Geografis oleh Organisasi Perdagangan Dunia. Juga menangani berbagai produk kerajinan tangan yang meliputi dekorasi rumah kayu buatan tangan, pencahayaan & tekstil seperti sarees dan bahan pakaian.



Source by Bhavya Gupta